Rabu, 16 Mei 2012

10 Fakta Unik di Kerajaan Arab Saudi


1.       Kecelakaan lalu lintas yang terjadi tiap hari, dimana saja
Kecelakaan lalu lintas sering kali terjadi di jalan-jalan di Arab Saudi, terutama di Riyadh. Penyebabnya bermacam-macam, antara lain: cuaca panas, mengendarai terlalu cepat, melanggar lampu lalu lintas, dan kabut pasir.
2.       Pelayanan imigrasi yang jelek
Sudah menjadi rahasia umum kalau pelayanan imigrasi Arab Saudi sangatlah buruk. Saya sendiri saat pertama kali datang ke Arab Saudi harus menunggu selama 4 jam di pintu masuk imigrasi.
3.       Semua warga negara Saudi adalah muslim
Sudah tentu semua warga Negara Saudi adalah umat Islam karena yang bisa memperoleh kewarganegaraan harus beragama Islam.
4.       Kota-kota tertentu tidak boleh dimasuki oleh non-muslim
Kota-kota tertentu di Arab Saudi hanya dikhususkan bagi umat muslim seperti Mekah dan Madinah, dimana terdapat dua masjid suci di kedua kota ini. Walaupun demikian, menurut penuturan teman saya yang sering kali berangkat umroh/haji, tidak pernah merasakan sendiri pemeriksaan iqomah (kartu pengenal) di kedua kota ini. Tetapi menurut buku-buku panduan yang saya baca, memang kedua kota tersebut terlarang dimasuki oleh non-muslim.
5.       Pekerja asing sangatlah banyak
Diperkirakan kurang lebih 25% dari total populasi penduduk Arab Saudi merupakan pekerja asing. Pekerja asing ini berasal dari berbagai Negara. Yang paling banyak adalah dari India (biasanya jadi ekspat, buruh, atau penjaga toko), Pakistan, Bangladesh (biasanya jadi supir taxi), Sri Lanka, Indonesia (biasanya jadi TKW atau supir), Filipina (biasanya bekerja di sektor pelayanan seperti pramusaji di restoran), Mesir, Syria, Lebanon.
6.       Wanita dilarang mengendarai mobil
Arab Saudi mungkin adalah satu-satunya Negara yang melarang wanita mengendarai mobil sendiri.
7.       Miswak sebagai pengganti sikat gigi
Miswak adalah akar dari pohon arak dan bisa sering dijumpai di toko-toko atau pasar-pasar. Orang-orang Saudi terutama yang tua, sering terlihat seolah-olah mengunyah miswak ini.
8.       Pelarangan penyebaran media/buku yang bersifat pornografi, kekerasan, atau agama lain
Penyebaran media yang berbau pornografi dan kekerasan melanggar peraturan Saudi dan bisa ditahan. Demikian pula untuk penyebaran materi keagamaan selain agama Islam dilarang di Negara kerajaan ini.
9.       Saat adzan semua toko harus tutup
Untuk menghormati orang-orang yang hendak melakukan sholat, maka semua toko, pusat perbelanjaan, dan restoran harus tutup selama waktu sholat. Ini dilakukan serentak dan selalu diawasi oleh polisi agama (mutawa)
10.   Hari libur di KSA
Menurut saya Arab Saudi termasuk Negara dengan hari libur yang paling sedikit dibanding Negara-negara lainnya di dunia. Hanya terdapat 3 hari libur di Arab Saudi yakni: Idul Fitri, Idul Adha, dan Hari Nasional Saudi (Unifikasi) tanggal 23 SeptemberKalender Masehi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar